SEKOLAH YANG TERBUANG
Hening sudah tiap pintu
Dari ruang-ruang terdahulu
Berjendela tua
Saksi sang perajut asa
Lorong itu kini sunyi
Tanpa banyak langkah kaki
Begitu jua meja dan kursi
Membisu menjadi saksi
warna cat yang telah luntur
dulu begitu cerah
dinding kokoh yang hampir rubuh
dulu begitu tangguh
Akulah satu diantara yang lain
Purna pemilik bangunan itu
Yang seringkali menjadi tempat bermain
Juga jembatan murid dan guru
Tiang menopang bendera membentang
Mengokohkan harapan
Menguatkan impian
Bagi pencari ilmu yang berjuang
Kini bangunan tua itu telah usang
Ditelan jaman, dimakan waktu
Terganti gedung tinggi menjulang
Menjadi saksi bisu
Komentar
Posting Komentar